Inilah Alasan, Trader Profesional Selalu Profit

Mayoritas Trader Forex menganggap untuk mendapatkan profit konsisten setiap Trading.
Sebenarnya para Trader yang telah hafal dengan cara supaya menghasilkan profit yang konsisten, sebaiknya kita perlu mengetahui beberapa alasan yang membuat trader profesional bisa memperoleh profit dengan konsisten.


1.      Trader Pro sedikit waktu untuk menganalisa market.
Anda mungkin saja mengira para trader Profesianal menghabiskan waktunya untuk menganalisa pasar, meraka melakukan Analisa pasar hanya pada waktu-waktu tertentu saja, yang terpenting mereka adalah menemukan signal untuk Trading. Menemukan signal yang pas ini mencakup layak atau tidaknya untuk masuk ke market, membuka posisi atau menutup posisi, atau justru menambah posisi baru pada kondisi pasar yang sedang baik.

2.       Trader Pro Melakukan Trading berdasarkan apa yang mereka lihat, bukan dari hasil rumor semata.
Trader Profesional entry market dengan obyektif, bukan berdasarkan rumor. Mayoritas Trader yang masih labil, tergoda untuk memperkirakan apa yang akan terjadi berdasarkan rumor-rumor yang ada, hal ini memicu Trader menjadi optimis dan melakukan kesalahan pada penentuan strategi managemen resiko dengan misalnya, menambah posisi dan melipatgandakan lot pada Trading. Setiap rumor yang beredar harus di kombinasikan dengan signal Trading yang baik. Dan tidak memaksakan diri untuk mendapatkan target harus entry market secepatnya. Trader Profesional paham dengan apa yang mereka inginkan dari market, dan hanya akan melakukan Trading jika market telah memberikan peluang.

3.       Trader Pro tidak selalu menggantungkan pada indicator teknikal

Banyak para Trader yang sebenarnya memahami bahwa dengan banyaknya macam-macam indikator. Pada Trading Chart akan menjadikan confused dan cenderung manjadikan over analisis. Menurut salah satu Trader Profesional, pertama kali yang mereka lihat dalam Trading Chart adalah membaca pergerakan harga, dengan menandai level support & Resistance. Dan mereka biasanya mampu membaca pergerakan harga naked price, atau trading tanpa menggunakan indikator. Mereka hanya menggunakan indikator-indikator yang sesuai dengan pergerakan harga dengan proporsional. Indikator yang sering digunakan adalah MA (Moving Average) sebagai pertanda level support dinamis atau resistance dinamis market.